PPID Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan

Kementerian Pertanian Republik Indonesia

PPID Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan

Menjadi Garda Terdepan, Karantina Medan Fasilitasi Ketua Asbindo Dan KTNA Tomohon Belajar Ekspor Krisan Di Kabupaten Karo Sumut




Setelah selesai rangkaian kegiatan di Medan, Kepala Karantina Pertanian Medan yang diwakili Kasubbag TU, beserta ketua Asbindo dan ketua KTNA dengan rombongan dari Sulawesi Utara lanjut bertolak ke lokasi budidaya bunga potong Krisan (Cutting Flower Chrysanthemum) di desa Merek Kabupaten Karo Sumatera Utara (Sumut). (25/11). "Perjalanan dari Medan ke lokasi  budidaya ekspor bunga Krisan memakan waktu sekitar 3 jam dan lokasinya berada di daerah pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.400 dpl, "ucap Prima Indra yang ikut mendampingi. Semoga dari hasil kegiatan di Sumatera Utara dapat menambah referensi bagi petani Tumohon dalam membudidayakan bunga Krisan ekspor, harap Prima Indra. Kami memberikan apresiasi serta pujian terhadap budidaya bunga Krisan ekspor, semoga dapat dibimbing untuk proses regulasi dan SOP nya. Tiba di lokasi, ketua Asbindo dan rombongan disambut Mr.Berth selaku manager perusahaan tersebut. Frekuensi ekspor kita ada empat kali sebulan, dengan negara tujuan Australia dan Jepang, jelas Mr.Berth saat memberikan penjelasan ekspornya.

Dan untuk domestik kita juga ada permintaan, tapi masih sedikit, khususnya saat ini masih permintaan dari vihara dan kuil - kuil saja. Ketua Asbindo Kota Tomohon Melky memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut. "Akhirnya kami dapat melihat panorama keindahan tanaman Krisan yang cukup memukau disini,"beber Melky dalam pantauannya di lokasi. Pantaslah Medan menjadi salah satu eksportir terbesar bunga Krisan, dilihat dari produksi, budidaya, dan cara pengemasannya yang cukup baik, ucapnya lagi.

"Semoga kami bisa meniru ekspornya, dan dapat dibimbing terkait aturan dan SOP ekspor nya,"tambah Melky. Kunjungan ini juga atas dukungan  Kepala Karantina Pertanian Medan Lenny Hartati Harahap yang intens berkomunikasi dengan kami dari Tomohon. "Terimakasih ibu Kabalai, atas dukungannya, sehingga kami dapat belajar ekspor Krisan dari Medan,"katanya lagi Selanjutnya di tempat terpisah, Lenny Hartati Harahap menyampaikan terimakasih atas kunjungan rombongan dari Tomohon ke Sumatera Utara yang   dalam rangka pengembangan agribisnis Krisan Tomohon menuju ekspor, semoga sukses imbuhnya Karantina Pertanian merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan untuk mendukung gerakan tiga kali lipat ekspor pertanian (Gratieks), tandasnya.