PPID Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan

Kementerian Pertanian Republik Indonesia

PPID Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan

Belajar Ekspor, Karantina Medan Ajak Tim Asbindo Dan KTNA Tomohon Wisata Bunga Madirsan




Provinsi Sumatra Utara (Sumut) memiliki banyak destinasi wisata yang dapat dinikmati, salah satunya Wisata Bunga Bangun Sari yang tereletak di Gang Madirsan, Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Wisata bunga di Madirsan merupakan destinasi pencinta tanaman hias dan budidayanya. Setelah dari kultur jaringan, Tim Karantina Pertanian Medan ajak rombongan Asbindo dan KTNA berkunjung ke Cv.Lehon, salah satu eksportir tanaman hias dari Sumatera Utara (24/11). Andreas Pardede selaku pemilik Cv.Lehon menyambut baik Kunjungan kerja tim Tomohon Sulawesi Utara tersebut. "Terimakasih mau berkunjung ke lokasi kami, disini kami melakukan budidaya tanaman hias indoor dan out door, dan hasilnya kami ekspor ke negara tujuan, pungkasnya. Kami melakukan pemupukan hanya dengan kotoran kambing agar tanaman lebih tahan dan kemudian dua bulan sekali disemprot dengan pestisida, tambahnya lagi. Selama pandemi covid, kami rutin mengekspor ke Amerika, dalam sebulan bisa tujuh sampai delapan kali kirim, sebelum di ekspor media pembawa dilakukan perlakuan terlebih dahulu dari bapak dan ibu karantina, jelasnya lagi.

Kemudian Melky selaku ketua Asbindo menyampaikan terimakasih telah dibawa ke Madirsan. Sebenarnya kami ingin menimba ilmu untuk ekspor bunga Krisan, tapi tidak menutup untuk jenis tanaman - tanaman hias lainnya, imbuhnya. Dalam pantauan disini kami acungi jempol , dan ini jadi referensi bahan kami agar kedepannya tembus ekspor juga, ungkapnya. Kami datang ke Medan merupakan studi tiru agar menjadi ilmu dan pembelajaran kami dalam mendukung ekspor, tuturnya lagi. Selanjutnya Fery Simanjuntak yang mewakili Kepala Karantina Pertanian Medan mengucapkan terimakasih atas dukungan Cv.Lehon dalam mendukung Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks), semoga ekspor lebih meningkat lagi, harapnya