PPID Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan

Kementerian Pertanian Republik Indonesia

PPID Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan

Pandemi Covid - 19 Tidak Mengurangi semangat Petugas Karantina Untuk Lakukan Pemusnahan Media Pembawa




 Kualanamu (22/04), Kepala Karantina Pertanian Medan Ir.Hafni Zahara.M.Sc melakukan pemusnahan media pembawa OPTK/HPHK di kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan di Jl. Dusun Lestari Desa Pasar V Kebun Kelapa Kualanamu Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara.

 
"Media pembawa yang dimusnahkan seperti kurma segar dari Saudi Arabia 129 kg, benih sayuran dari Malaysia 104 bungkus, bibit tanaman lithop kaktus dari Polandia 13 batang, cairan bibit jamur dari Amerika 3 pcs specimen awetan, guarana dry seeds dari yunania 75 gram, buah kurma dari Australia 1 kg, gula cokelat (brown sugar) dari Thailand 2 kg dan bibit kaktus dari Polandia 6 batang yang sebelumnya ditahan oleh petugas karantina di Bandara Internasional Kualanamu, Kantor Pos Medan, Kantor Pos Tanjung Morawa karena tidak memiliki phytosanitary certifikat (PC) dari negara asal jelas Hafni Zahara saat memberikan sambutannya".
 
"Tupoksi karantina adalah untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit hewan dan hama penyakit tumbuhan (OPTK/HPHK) kedalam wilayah negara republik Indonesia maupun antar area (undang - undang no.21 tahun 2019 tentang hewan, ikan dan tumbuhan) dan tujuan dilakukannya pemusnahan juga untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang membawa atau mengirimkan media pembawa dari luar negeri tanpa dilengkapi dokumen karantina yang dipersyaratkan, tambah Hafni Zahara".
 
Ditengah pandemi covid - 19 petugas karantina Medan menggunakan APD dan masker dalam melakukan pengawasan dan pelayanan di pintu - pintu pemasukan sesuai SOP untuk selalu tetap menjaga negeri dan juga melindungi diri.
 
Pemusnahan dilakukan dengan cara membakar media pembawa tersebut dengan menggunakan incenerator dengan disaksikan pemilik barang, beacukai, Polsek, kantor pos serta pegawai karantina dan yang hadir diwajibkan menggunakan masker dan tetap mengatur jarak.