PPID Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan

Kementerian Pertanian Republik Indonesia

PPID Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan

Luncurkan Inovasi Kreatif, Itjen Kementan Kagum Fasilitas Karantina Medan Yang Full Service




Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan atau yang sering disebut Karantina Pertanian Medan, Lenny Hartati Harahap menerima kunjungan kerja dari Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Jan Samuel Maringka dan rombongan di kantor Karantina Jalan Dusun Lestari Desa Pasar V, Kebun Kelapa, Kec. Beringin Kab. Deli Serdang.

Dalam agendanya, Jan Samuel meresmikan mobil SERLI atau mobil sertifikat kelilingi yang akan membantu masyarakat dalam pelayanan prima terkait sertifikasi dokumen karantina, kemudian melakukan podcast terkait "Jaga Pangan Untuk Masa Depan" di Q-Dan Podcast.
"Saya kagum dengan kelengkapan sarana dan prasarana serta ruang pelayanan yang ditampilkan kantor Karantina Pertanian Medan,"ungkap Jan Samuel sembari mengitari seluruh ruangan dan halaman kantor.
Kemudian Jan Samuel  meninjau dan melihat tampilan dari ruang conter pelayanan, ruang Klinik ekspor, ruang podcast, laboratorium dan mobil SERLI, yang akan beroperasi.
"Hal ini memberikan kenyamanan kepada pengguna jasa dan tamu yang datang bila berkunjung ke kantor Karantina, sehingga benar - benar full Service, ucap Jan Samuel.
Jan Samuel menambahkan bahwa Karantina Pertanian merupakan garda terdepan di setiap pintu - pintu pemasukan, sehingga petugasnya harus siap memberikan pelayanan prima dan tetap menjaga negeri.
Pangan merupakan segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati yang harus dijaga kelestariannya.
"Pangan juga merupakan sektor penting untuk membangun bangsa dan negara agar lebih maju dan berkembang. Untuk itu Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Inspektorat Jenderal (Itjen) menginisiasi program “Jaga Pangan” yang bertujuan untuk menjaga ketersediaan, keamanan dan stabilitas pangan.
Setelah mengunjungi semua inovas kreatif, Jan Samuel menuliskan pesan di papan yang telah disiapkan dengan kalimat "Konsolidasi, Optimalisasi Pulihkan Public Trust".
Kepala Karantina Pertanian Medan Lenny Hartati Harahap menyambut baik kunjungan tersebut, dan dalam sambutannya ia memperkenalkan berbagai inovasi yang telah diluncurkan di 

Karantina Pertanian Medan, seperti  Q-Dan Cafe, Q-Horas Medan, Q-Medan Smart Click, Musik Corner, Quarantine Monitoring System, Q-Priority Medan Card Gold & Silver, Klinik Ekspor SBW, dan klinik ekspor horas medan.
Untuk itu Lenny menambahkan bahwa Inovasi Kreatif ini digagas untuk memberikan layanan tepat guna dan menjadi efek positif bagi masyarakat dan eksportir.
Lenny juga menyampaikan tujuan Peluncuran Mobil SERLI atau Mobil Sertifikasi Keliling yang nantinya memberikan salah satu layanan kreatif dalam memberikan kemudahaan bagi masyarakat dan pengguna jasa. 
"Bagi yang mungkin jarak tempuhnya ke kantor Karantina memakan waktu lama, tapi dengan adanya mobil SERLI semua di mudahkan dan pelayanan menjadi efektif dan efisien,"paparnya.
Terkait target ekspor, pastinya dengan berbagai inovasi, karantina akan memberikan pendampingan ekspor bagi masyarakat melalui klinik ekspor Horas Medan, dan jika  ekspor meningkat maka program Kementan yaitu Gratieks akan lebih maksimal lagi.
Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Jan Samuel Maringka, Kepala Karantina Pertanian Medan Lenny Hartati Harahap